Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Curup menggelar program Pajak Bertutur 2026 di Alep Venue Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu (Kamis, 3/9/2026), sebagai upaya menumbuhkan kesadaran dan pemahaman perpajakan sejak dini di kalangan siswa sekolah menengah kejuruan.
Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala KPP Pratama Curup, Imam Kasro'i, bersama Kepala SMK Negeri 5 Kepahiang, Sangkut Susanti ini diikuti oleh siswa-siswi serta jajaran guru SMK Negeri 5 Kepahiang. Turut mendampingi jalannya kegiatan, sejumlah pegawai KPP Pratama Curup, termasuk penyuluh pajak.
Dalam paparannya bertajuk "Ada Apa dengan Pajak?", Imam Kasro'i menjelaskan pengertian dasar pajak, klasifikasi jenis pajak berdasarkan objek dan tingkat pemerintahan yang mengelolanya, hingga simulasi sederhana perhitungan pajak penghasilan bagi pegawai maupun pelaku usaha.
Imam turut mengaitkan materi perpajakan dengan realitas yang akan dihadapi siswa SMK usai lulus, khususnya terkait tiga jalur yang lazim ditempuh, yakni bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha.
“Apa pun jalur yang dipilih setelah lulus SMK, baik bekerja, kuliah, maupun berwirausaha, pemahaman tentang pajak akan selalu relevan. Bekal ini penting agar adik-adik siap menghadapi dunia kerja, mampu mengelola keuangan dengan bijak, dan tidak mudah tertipu terkait urusan perpajakan di kemudian hari,” ujar Imam.
Imam menambahkan bahwa pemahaman pajak sejak dini turut membantu siswa memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, termasuk potensi manfaat langsung seperti perhitungan gaji yang lebih jelas maupun kemampuan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) secara mandiri kelak saat memasuki dunia kerja.
Selain penyampaian materi, kegiatan turut diisi dengan sesi ice breaking dan games interaktif yang dipandu oleh pegawai KPP Pratama Curup. Sesi ini bertujuan mencairkan suasana sekaligus membuat materi perpajakan lebih mudah dicerna dan diingat oleh para siswa.
Salah satu siswa peserta kegiatan, Chelsea, mengaku senang dan mendapat banyak hal baru dari acara tersebut. “Seru banget, ternyata belajar pajak nggak membosankan seperti yang saya kira. Apalagi ada games-nya, jadi lebih mudah paham dan nggak ngantuk,” ujar Chelsea.
Dalam kesempatan tersebut, Imam juga menyampaikan komitmen KPP Pratama Curup dalam memberikan pelayanan yang bersih dan bebas dari pungutan liar maupun gratifikasi dalam bentuk apa pun, serta mengajak siswa untuk turut waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan petugas pajak.
Kepala SMK Negeri 5 Kepahiang, Sangkut Susanti, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap program semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi kehadiran KPP Pratama Curup dalam memberikan edukasi perpajakan kepada siswa kami. Pemahaman ini penting sebagai bekal, terutama bagi siswa SMK yang sebagian besar akan langsung terjun ke dunia kerja maupun membuka usaha sendiri,” ujar Sangkut.
Melalui program Pajak Bertutur 2026 ini, KPP Pratama Curup berharap generasi muda, khususnya siswa SMK, dapat tumbuh menjadi generasi yang taat pajak serta memiliki pemahaman yang memadai untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan dunia usaha di masa mendatang.
| Pewarta: Satria Marcelino |
| Kontributor Foto: Satria Marcelino |
| Editor: Theresia Helena Paulina |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 11 kali dilihat
