Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumatera Barat dan Jambi, Arif Mahmudin Zuhri, mengucapkan terima kasih kepada seluruh Wajib Pajak (WP) yang telah menjalankan kewajiban perpajakan dengan baik dan benar.

Realisasi penerimaan pajak di Provinsi Jambi tahun 2024 sebesar Rp7,45 Triliun dari target APBN sebesar Rp7,41 Triliun atau 100,54% dari total target. Realisasi penerimaan tumbuh positif 6,22% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kinerja penerimaan pajak tahun 2024 dipengaruhi oleh dua faktor yaitu, pemberlakuan tarif efektif PPh Pasal 21 mulai 1 Januari 2024 yang menyebabkan kenaikan penerimaan PPh Pasal 21 dan kenaikan PPN DN serta PPh Pasal 25/29 OP karena daya beli masyarakat yang terjaga serta aktivitas ekonomi yang terus meningkat.

Penerimaan pajak tahun 2024 terdapat beberapa jenis pajak tumbuh positif. PPh Pasal 21 tumbuh positif karena Tarif Efektif Rata-rata (TER) PPh Pasal 21 mulai berlaku sejak 1 Januari 2024. PPh Pasal 25/29 Orang Pribadi, PPh Final dan PPN Dalam Negeri serta PBB tumbuh positif dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sebaliknya, PPh Pasal 23 dan PPh Pasal 25/29 Badan tumbuh negatif dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Secara umum, penerimaan pajak tahun 2024 ditopang oleh enam sektor dominan. Sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor merupakan sektor dengan capaian terbesar di Provinsi Jambi, yaitu Rp 1,85 T. Sektor Industri Pengolahan tumbuh positif dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh positif sejalan dengan besarnya pembayaran PPN Dalam Negeri pada sektor ini. Sektor Aktivitas Keuangan dan Asuransi tumbuh positif seiring dengan kenaikan pembayaran PPh Pasal 21 dan PPh Final. Sedangkan Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib tumbuh negatif dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan Sektor Pertambangan dan Penggalian mengalami pertumbuhan negatif karena besarnya restitusi.

Penerimaan pajak menurut jenis wajib pajak dibedakan menjadi tiga jenis yaitu, Wajib Pajak Orang Pribadi, Wajib Pajak Badan, dan Wajib Pajak Pemungut. Penerimaan Badan mengalami pertumbuhan positif dibandingkan dengan periode tahun lalu. Penerimaan Orang Pribadi mengalami pertumbuhan negatif disebabkan oleh penurunan setoran dari sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor serta menurunnya sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan. Penerimaan Pemungut tumbuh negatif disebabkan oleh penurunan setoran PPN Dalam Negeri dan PPh Final.

Proyeksi penerimaan pajak di wilayah Provinsi Jambi sampai dengan periode Desember 2024 terbilang sangat baik. Berdasarkan data yang tersedia, terjadi peningkatan dengan deviasi positif sebesar 0,67% dari target yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukkan bahwa realisasi penerimaan pajak melebihi ekspektasi, yang dapat menjadi indikasi adanya pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

 

#PajakKuatAPBNSehat

 

***

Narahubung media:

 

Marihot Pahala Siahaan

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat

Kantor Wilayah DJP Sumatera Barat dan Jambi

Telp: 0751-7055515

Email: p2humas.sumbarjambi@pajak.go.id