Pelayanan prima kembali ditunjukkan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pandeglang saat menerima kedatangan seorang wajib pajak difabel bernama Nurliana (Rabu, 19/11). Kedatangan Nurliana yang bertujuan untuk melakukan pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) menunjukkan komitmen kantor pajak dalam memberikan layanan inklusif dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Nurliana mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pengalaman pelayanan yang diterimanya. Ia menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan membuat seluruh proses berjalan dengan lancar dan jauh lebih mudah. “Saya merasa sangat terbantu. Petugasnya ramah dan adanya kursi roda membuat saya lebih mudah mengurus NPWP,” tuturnya.
Sejak tiba di area layanan, petugas front office segera memberikan bantuan dengan memberikan kursi roda layanan yang telah disiapkan sebagai fasilitas bagi wajib pajak dengan keterbatasan mobilitas. Pendampingan dilakukan secara penuh, dimulai dari proses pengisian data, verifikasi dokumen, hingga penyelesaian administrasi pembuatan NPWP.
Sikap ramah, santun, dan responsif dari petugas membuat suasana pelayanan terasa ringan dan memudahkan. Pendekatan humanis ini mengurangi hambatan yang kerap dihadapi penyandang disabilitas ketika berurusan dengan layanan publik.
Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Pandeglang, Widi Mursito menegaskan bahwa layanan inklusif menjadi bagian dari standar pelayanan yang terus dipertahankan. “Kami ingin memastikan seluruh wajib pajak termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan akses yang sama dan merasa dihargai. Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang memanusiakan,” ujarnya.
Melalui fasilitas ini, KPP Pratama Pandeglang berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan, menghadirkan kenyamanan bagi wajib pajak, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan perpajakan.
| Pewarta: Rika Febri Listyaningrum |
| Kontributor Foto: Tim Dokumentasi KPP Pratama Pandeglang |
| Editor: Satriyono Sejati |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 8 kali dilihat
