Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Karanganyar menyelenggarakan kegiatan edukasi perpajakan bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Karanganyar melalui program Tax Goes to Campus (TGTC) yang berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Karanganyar (Rabu, 26/11). Kegiatan ini mengusung tema “Generasi Muda Sadar Pajak untuk Indonesia Maju”, yang bertujuan menanamkan wawasan perpajakan serta meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai peran strategis pajak dalam pembangunan nasional.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Rektor Universitas Muhammadiyah Karanganyar, H. Muh. Samsuri, yang menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan edukatif ini. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala KPP Pratama Karanganyar, Eko Budi Setyono. Dalam sambutannya, Eko menekankan pentingnya edukasi pajak sejak dini agar mahasiswa memahami fungsi vital pajak sebagai penopang pembangunan negara. Pembukaan kegiatan ditandai dengan penyerahan plakat oleh Kepala KPP kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Karanganyar.
Sesi materi disampaikan oleh Penyuluh Pajak KPP Pratama Karanganyar, Zuhairoh Desty Aynulyakin. Dalam paparannya, Desty membawakan materi secara interaktif dan disertai sesi tanya jawab dengan para peserta. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan negara didasarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang memuat komponen penerimaan dan pengeluaran negara. Pajak, sebagai salah satu sumber penerimaan terbesar, memiliki peran penting dalam pembiayaan berbagai kebutuhan publik, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan fasilitas umum, penyediaan transportasi, hingga pengadaan alat pertahanan dan keamanan.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan kuis daring untuk menguji pemahaman peserta. Para mahasiswa terlihat antusias mengikuti kuis dan berlomba meraih nilai terbaik. Tiga peserta dengan skor tertinggi memperoleh apresiasi berupa souvenir dari KPP Pratama Karanganyar.
Melalui penyelenggaraan TGTC ini, Desty berharap lahir generasi muda yang sadar akan pentingnya pajak dan mampu berkontribusi dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan guna mendukung pembangunan Indonesia di masa mendatang. Desty juga mengajak mahasiswa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat dengan menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan perpajakan di kalangan generasi muda. “Dengan sistem perpajakan yang kuat, Indonesia akan memiliki pondasi yang kokoh untuk menghadapi tantangan global.” Pungkas Desy.
| Pewarta: Glegar Yudhayana |
| Kontributor Foto: Hendy Setiantoro |
| Editor: Waruno Suryohadi |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 9 kali dilihat
