Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara II (Kanwil DJP Sumut II) menekankan pentingnya peran penerimaan perpajakan dalam mendukung pembangunan nasional kepada mahasiswa Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (US XII Tapanuli).
Pesan tersebut disampaikan dalam kuliah umum bertajuk “From Campus To Future: Menyiapkan Generasi Profesional Menghadapi Transformasi Dunia Kerja” yang berlangsung di Aula US XII Tapanuli, Kabupaten Tapanuli Utara (Selasa, 6/10/2026).
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Rudy Rudiawan, hadir bersama penyuluh pajak, Roberto Ritonga dan Jendri Sunandar Saragih, memberikan edukasi perpajakan kepada mahasiswa.
Roberto menyampaikan bahwa penerimaan perpajakan memiliki peran strategis dalam menopang pembangunan nasional. Pajak, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kewajiban masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemandirian pembiayaan pembangunan.
“Penerimaan perpajakan merupakan tulang punggung dalam pelaksanaan roda pembangunan bangsa. Penerimaan perpajakan juga sebagai wujud kemandirian bangsa,” ujar Roberto.
Dirinya mengajak mahasiswa untuk mulai membangun kesadaran dan kepatuhan pajak sejak dini. Mahasiswa saat ini merupakan calon profesional yang kelak akan menjalankan berbagai peran strategis di tengah masyarakat.
“Untuk itu saya mengajak seluruh mahasiswa, kelak kalian yang akan menjalani peran strategis di negeri ini untuk tidak melupakan pajak. Jadilah wajib pajak patuh,” tambah Roberto.
Dalam sesi tanya jawab, sejumlah mahasiswa menyampaikan pertanyaan mengenai perpajakan yang kemudian dijawab oleh Roberto dan Jendri. Diskusi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih dekat mengenai kewajiban perpajakan dan kontribusinya terhadap pembangunan.
Dalam sesi tersebut, Jendri memberikan penjelasan mengenai postur dan alur penyusunan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Ia memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai keterkaitan antara penerimaan negara, termasuk penerimaan perpajakan, dengan belanja negara yang digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan.
Kehadiran DJP dalam kegiatan akademik tersebut menjadi bagian dari upaya membangun literasi perpajakan di kalangan generasi muda. Mahasiswa sebagai calon profesional, pelaku usaha, dan pemimpin masa depan yang memiliki pemahaman yang memadai mengenai hak dan kewajiban perpajakan serta peran pajak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui edukasi perpajakan yang dilakukan di lingkungan perguruan tinggi, DJP terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki literasi perpajakan, kesadaran bernegara, dan komitmen untuk menjadi wajib pajak yang patuh di masa mendatang.
Kuliah umum tersebut turut menghadirkan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, sebagai narasumber; Rektor US XII Tapanuli, Meslin Silalahi; Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deny Parlaungan Lumban Toruan; Wakil Bupati Toba, Audy Murphy Sitorus; Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT), Edison Manurung; serta Ketua Yayasan US XII Tapanuli, GM Chandra Panggabean.
| Pewarta: Jendri Sunandar Saragih |
| Kontributor Foto: Zulpin Ardiansyah Hasibuan |
| Editor: Mohamad Ari |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 10 kali dilihat
