Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul menyelenggarakan kegiatan Business Development Services (BDS) dengan tema “UMKM Naik Kelas”. Bertempat di KPP Pratama Bantul, Kabupaten Bantul (Kamis, 29/10/2026), kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan hari jadi sekaligus bentuk nyata komitmen Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam mendukung pemberdayaan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi antara KPP Pratama Bantul dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bantul. Sinergi lintas instansi ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk lokal.
Acara dihadiri oleh Kepala Kanwil DJP Daerah Istimewa Yogyakarta, Sekti Widihartanto; Kepala KPP Pratama Bantul, Guntur Wijaya Edi; serta perwakilan Dekranasda Kabupaten Bantul, Guppianto Susilo, yang turut memberikan sambutan.
Dalam sambutannya, Guppianto Susilo menyampaikan pentingnya dukungan dan kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong perkembangan UMKM, khususnya dalam meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pemasaran.
“UMKM merupakan salah satu penggerak perekonomian daerah. Dengan adanya kolaborasi dan pendampingan seperti ini, kami berharap para pelaku UMKM semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas produknya, mengembangkan kreativitas, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkap Guppianto.
Kepala Kanwil DJP Daerah Istimewa Yogyakarta, Sekti Widihartanto, menyebut, DJP tidak hanya memiliki peran dalam menghimpun penerimaan negara, tetapi juga turut mendukung pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi dan pendampingan usaha.
“Melalui program Business Development Services, DJP berupaya hadir lebih dekat dengan pelaku UMKM. Kami ingin UMKM tidak hanya berkembang dari sisi bisnis, tetapi juga memiliki pemahaman perpajakan yang baik sehingga dapat tumbuh menjadi usaha yang mandiri, berkelanjutan, dan berkontribusi bagi penerimaan negara,” jelas Sekti.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 17 tenant UMKM turut berpartisipasi dengan memamerkan berbagai produk unggulan. Kehadiran para pelaku usaha ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat, membangun jejaring bisnis, serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Guntur Wijaya Edi, Kepala KPP Pratama Bantul, menyampaikan bahwa kegiatan BDS merupakan salah satu bentuk komitmen KPP Pratama Bantul untuk memberikan dukungan nyata kepada pelaku UMKM agar dapat terus berkembang.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku UMKM memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usahanya. UMKM yang berkembang dan semakin maju diharapkan juga dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian serta penerimaan negara,” tutur Guntur.
Tidak hanya menghadirkan pameran produk, kegiatan BDS kali ini juga semakin lengkap dengan workshop fotografi makanan (food photography) yang menghadirkan Lely Prawesti sebagai pemateri. Workshop ini bertujuan membekali para pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghasilkan foto produk makanan yang menarik dan memiliki nilai promosi.
Lely Prawesti membagikan berbagai teknik fotografi makanan, mulai dari pengaturan pencahayaan, pemilihan sudut pengambilan gambar (angle), penataan produk (food styling), hingga teknik menghasilkan foto yang menarik menggunakan perangkat sederhana. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teori, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan secara langsung teknik fotografi produk.
Salah satu UMKM yang turut berpartisipasi adalah Keripik Ruky, yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan produknya kepada pengunjung. Perwakilan Keripik Ruky menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk secara lebih luas. Selain dapat memasarkan produk, kegiatan ini juga memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi kami untuk terus mengembangkan usaha agar semakin maju dan mampu bersaing,” ungkap perwakilan Keripik Ruky.
Salah satu peserta workshop mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi pengembangan usaha.
“Workshop ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pelaku usaha. Selama ini kami mengambil foto produk hanya menggunakan kamera handphone dengan teknik seadanya. Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan pengetahuan baru tentang pencahayaan, sudut pengambilan gambar, dan bagaimana membuat produk terlihat lebih menarik sehingga dapat meningkatkan minat konsumen,” ungkap salah satu peserta.
Selain berfokus pada pengembangan kapasitas usaha, kegiatan BDS juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran perpajakan di kalangan pelaku UMKM. Sektor UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Penerimaan pajak dari sektor UMKM merupakan salah satu bentuk kontribusi dunia usaha dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
Melalui pendekatan edukasi dan pendampingan, KPP Pratama Bantul berharap pelaku UMKM tidak hanya mampu mengembangkan usahanya, tetapi juga semakin memahami pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan.
Penyelenggaraan BDS “UMKM Naik Kelas” ini menjadi wujud bahwa peran DJP tidak terbatas pada fungsi penghimpunan penerimaan negara, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
| Pewarta: Nur Indah Cahyani |
| Kontributor Foto: Heri Maryanto |
| Editor: Mohamad Ari |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.




