Dalam rangka memperkuat basis penerimaan pajak serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau melaksanakan kegiatan penggalian potensi perpajakan bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia bertempat di Aula Hang Lekiu, Kota Pekanbaru (Kamis, 16/4) .
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara DJP dan dunia usaha untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai kondisi riil sektor usaha di wilayah Riau, sekaligus mengidentifikasi potensi perpajakan yang dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.
Kepala Kantor Wilayah DJP Riau, Y.F.R. Hermiyana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sinergi dengan KADIN sangat penting mengingat organisasi tersebut merupakan representasi pelaku usaha dari berbagai sektor strategis.
“Melalui forum ini, kami ingin mendapatkan insight langsung dari pelaku usaha terkait perkembangan bisnis, tingkat kepatuhan perpajakan, serta kendala yang dihadapi dalam pemenuhan kewajiban pajak. Hal ini menjadi dasar bagi DJP untuk merumuskan kebijakan dan strategi yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Dalam diskusi yang berlangsung secara interaktif, kedua belah pihak membahas berbagai aspek, antara lain profil dan karakteristik anggota KADIN, tingkat kepatuhan perpajakan, potensi pajak sektoral, serta berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha, baik dari sisi regulasi maupun administrasi perpajakan.
Selain itu, KADIN juga memberikan sejumlah masukan terkait persepsi pelaku usaha terhadap layanan DJP serta harapan ke depan dalam rangka menciptakan sistem perpajakan yang lebih mudah, transparan, dan mendukung pertumbuhan usaha.
Perwakilan KADIN menyambut baik inisiatif DJP tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kepatuhan pajak melalui pendekatan kolaboratif. “Kami melihat bahwa komunikasi yang terbuka seperti ini sangat penting agar kebijakan yang diambil dapat selaras dengan kondisi di lapangan. KADIN siap menjadi mitra strategis DJP dalam memberikan edukasi perpajakan kepada anggota,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Kanwil DJP Riau berharap dapat memperoleh peta potensi perpajakan berbasis sektor usaha, identifikasi kesenjangan kepatuhan (compliance gap), serta rekomendasi langkah strategis yang dapat ditindaklanjuti secara bersama.
Ke depan, DJP Riau dan KADIN berkomitmen untuk memperkuat kerja sama melalui berbagai program, seperti edukasi perpajakan, klinik pajak, serta kampanye peningkatan kesadaran dan kepatuhan pajak di kalangan pelaku usaha.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha, Kepala Kanwil DJP Riau berharap penerimaan pajak dapat terus dioptimalkan guna mendukung pembangunan nasional.
| Pewarta: Teddy Ferdiansyah P |
| Kontributor Foto: Teddy Ferdiansyah P |
| Editor: Teddy Ferdiansyah P |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 20 kali dilihat