Tim dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sidoarjo Utara kembali menyapa para mahasiswa dalam acara Tax Goes To Campus (TGTC) yang bertempat di Auditorium Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), Kabupaten Sidoarjo (Kamis, 7/5).
Dengan mengusung konsep Ngobrol Pajak (NGOPAK), acara tersebut diikuti sebanyak 50 mahasiswa yang hadir secara langsung di ruang Auditorium UNUSIDA serta 150 mahasiswa bergabung secara daring melalui Zoom Meeting.
Para mahasiswa diajak untuk mengenal lebih jauh mengenai sistem perpajakan terbaru, yakni Coretax DJP yang sudah diaplikasikan selama lebih dari satu tahun terakhir, khususnya sebagai saluran pelaporan atas surat pemberitahuan (SPT) tahunan mulai tahun pajak 2025.
Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Sidoarjo Utara, Richardus Patmodjo Hernugroho membuka sesi NGOPAK dengan ucapan terima kasih kepada para Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) dari UNUSIDA.
"Saya mewakili Kepala KPP Pratama Sidoarjo Utara, Ibu Nanik Triwahyuningsih menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang tiada terhingga atas kontribusi seluruh rekan-rekan Renjani dari UNUSIDA selama periode pelaporan SPT tahunan pada bulan Januari sampai dengan April 2026,” ucap Richard.
Menurut Richard, saat para Renjani dari UNUSIDA bertugas di KPP Pratama Sidoarjo Utara untuk memberikan layanan asistensi pelaporan SPT tahunan kepada wajib pajak, mereka secara nyata telah menerapkan pengabdian masyarakat dengan membantu menyelesaikan permasalahan perpajakan.
Dalam sesi inti NGOPAK, Penyuluh Pajak KPP Pratama Sidoarjo Utara, Devi Damasantika menyampaikan materi pengenalan sistem Coretax DJP, mulai dari aktivasi akun wajib pajak, permintaan kode otorisasi/sertifikat elektronik, hingga fitur-fitur lainnya yang berkaitan dengan SPT tahunan. Devi juga membuka sesi dialog interaktif bersama para mahasiswa melalui tanya jawab yang serius tetapi dikemas dengan ringan dan santai.
“Perkembangan sistem perpajakan terus berjalan, para mahasiswa sebagai generasi muda perlu turut memahami perubahan tersebut. Melalui kegiatan NGOPAK ini, kita belajar bersama mengenai implementasi sistem Coretax DJP serta dampaknya dalam dunia perpajakan masa kini,” tutur Devi di awal materi.
Sementara itu pada sesi akhir NGOPAK, Penyuluh Pajak KPP Pratama Sidoarjo Utara, Antonius Atet Wiyono memaparkan materi terkait sektor perpajakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Atet juga memberikan pemahaman terkait kolaborasi antara institusi akademik dengan Direktorat Jenderal Pajak dalam membangun kesadaran pajak sejak dini.
“Ilmu itu seperti samudra tak berujung. Terima kasih kepada seluruh peserta, rekan-rekan mahasiswa yang sudah bersedia bergabung menimba ilmu, baik langsung di auditorium ini maupun secara daring. Kegiatan NGOPAK ini menjadi ruang diskusi sekaligus edukasi bagi rekan-rekan mahasiswa untuk dapat memahami lebih mendalam perkembangan sistem administrasi perpajakan modern di Indonesia, yakni Coretax DJP. Semoga ilmu yang didapatkan rekan-rekan mahasiswa hari ini bisa bermanfaat,” pungkas Atet di akhir materi.
| Pewarta: Wahyu Eka Nurisdiyanto |
| Kontributor Foto: Wahyu Eka Nurisdiyanto |
| Editor: Wahyu Eka Nurisdiyanto |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 20 views




